Jelang Pertemuan R20 di Bali, Sekjen Liga Muslim Dunia Bertemu Gubernur Koster

31 Oktober 2022, 11:49 WIB

Wayan Koster bertemu Sekretaris Jenderal Rabithah ‘Alam Islami (Liga Muslim Dunia), Syeikh Muhammad bin Abdul Karim Al Issa di Jayasabha/humas Pemprov Bali

DENPASAR, Hariankota.com – Gubernur Bali, Wayan Koster bertemu Sekretaris Jenderal Rabithah ‘Alam Islami (Liga Muslim Dunia), Syeikh Muhammad bin Abdul Karim Al Issa di Jayasabha, Denpasar pada, Minggu (Redite Wage, Landep) 30 Oktober 2022.

Sekretaris Jenderal Rabithah ‘Alam Islami (Liga Muslim Dunia), Syeikh Muhammad bin Abdul Karim Al Issa menyampaikan terimakasih dan bahagia bisa bertemu Gubernur Bali, Wayan Koster.

“Saya sangat kagum dengan Bali, keindahan Bali juga tercermin dalam keindahan ornamen seni ukir di Jayasabha yang sangat indah. Saya juga sangat bahagia diterima di kediaman Jayasabha. Saya merasakan suasana yang sangat damai bertemu dengan Gubernur Bali. Saya sudah mengunjungi berbagai tempat di dunia, tapi tidak menemukan rasa kedamaian seperti di Bali,” bebernya dilansir dari laman resmi pemprov Bali.

Menurutnya pelaksanaan Pertemuan Religion 20 (R20) yaitu pertemuan pemimpin dan tokoh agama negara – negara R20 yang akan berlangsung di Bali pada tanggal 2 – 3 Nopember 2022, Gubernur Bali, Wayan Koster agar bisa hadir memberikan sambutan pada acara gala dinner, tanggal 2 Nopember 2022.

Pertemuan R20 ini sangat luar biasa, karena dihadiri oleh pemimpin dan tokoh agama Islam di dunia serta pemimpin dan tokoh agama lainnya. Ini momentum sangat luar biasa dan bahagia, karena bisa dilaksanakan di Bali. Pertemuan R20 akan menginspirasi semua umat beragama di dunia, tidak saja pertemuan yang bersifat formalistik, normatif, tetapi agar hasil pertemuan ini bisa diwujudkan dalam kehidupan nyata bagi masyarakat dunia,” ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan Yang Mulia di Bali. Ini merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan pertama kali bisa bertemu dengan Yang Mulia.

“Sebelumnya Saya sudah menerima audiensi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), tanggal 28 Oktober 2022 di Grand Hyatt Bali yang didampingi oleh Kapolda Bali,” jelasnya.

Pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif Pertemuan R20 dalam rangka Pertemuan Presidensi G20. Ini merupakan pertemuan yang sangat penting, yang memiliki dimensi spiritual keagamaan, karena pemimpin umat beragama se-dunia bisa berkumpul di Bali.

“Oleh karena itu, pertemuan R20 yang membahas kerukunan, toleransi, persatuan dan kesatuan, kedamaian dan kemanusiaan memiliki makna dan pesan kuat secara Niskala,” ungkap Koster.

Koster juga  mengharapkan pertemuan R20 ini akan menjadi momentum mengarahkan Tatanan Dunia Era Baru, pasca Pandemi COVID-19.

“Menurut kearifan lokal Bali, munculnya Gering Agung Pandemi COVID-19 yang melanda hampir semua negara di dunia, selama lebih dari 2 tahun, merupakan siklus alam, akan hadirnya suatu zaman baru dengan membawa perubahan besar yang berisi spirit baru, pengalaman baru, pengetahuan baru, wawasan baru, dan peluang baru sebagai Tatanan Kehidupan Era Baru menuju Peradaban Dunia Era Baru.

Dimana tatanan kehidupan dunia era baru, ditandai dengan kehidupan yang harmoni terhadap alam, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, persaudaraan, keadilan, dan rasa kebersamaan dalam pergaulan masyarakat dunia.

Gubernur Bali, Wayan Koster, sangat mengharapkan Pertemuan R20 di Bali akan memancarkan spirit kehidupan harmoni terhadap alam, kedamaian, dan kemanusiaan untuk masyarakat dunia.

“Harmony, Peace, and Humanity from Bali to The World, inilah persembahan spirit mulia dan luhur dari Bali-Indonesia untuk Dunia,” tandasnya.

Berita Terkait