JAKARTA, HARIANKOTA.COM – Kopling salah satu bagian terpenting dari mesin. Ibarat anggota tubuh, kopling adalah otak dari mobil.
Bila kopling dimainkan, sama dengan perintah pada bagian kendaraan lainnya untuk bekerja.
Semua kendaraan, baik roda dua maupun roda empat dilengkapi dengan kopling. Ada kopling sifatnya manual dan ada kopling sifatnya matic.
Tapi tahukan anda bagaimana cara kerja kopling? Kebanyakan pengendara mobil tidak tahu bagaimana caranya.
Seperti dikutip HARIANKOTA.COM dari laman Suzuki, begini cara kerja dan fungsi kopling pada kendaraan.
Mengenal Fungsi Kopling dan Komponennya
Kopling sendiri merupakan salah satu komponen mobil yang berfungsi sebagai penghubung antara roda gigi transmisi dengan poros engkol. Tujuannya agar roda belakang dapat bergerak.
Fungsi kopling mobil adalah untuk menciptakan perubahan tingkat kecepatan dari mesin sesuai dengan kebutuhan pengendara. Kecepatan inilah yang akan mempengaruhi jalan dari kendaraan.
Adapun fungsi lain dari kopling mobil adalah sebagai berikut.
Membantu menciptakan pergerakan halus ketika melakukan pemblokiran gigi saat mobil berjalan.
Membantu menciptakan pergerakan mobil yang lebih halus dengan mengangkat mesin.
Mampu mematikan mobil tanpa perlu mematikan mesin, hal ini sangat membantu berada saat di jalanan macet.
Membantu performa rem jadi lebih baik ketika harus menghentikan kendaraan secara mendadak.
Dilihat dari fungsinya ini, maka kelancaran cara kerja kopling mobil harus selalu diperhatikan. Kerusakan sedikit saja akan mempengaruhi kemampuan mesin mobil serta perpindahan gigi.
Mendukung kerja kopling tetap maksimal, ada beberapa komponen kopling mobil yang wajib dikenali. Mengetahui komponen utama dari sistem kopling memudahkan Anda untuk memahami bagaimana cara kerjanya yang benar.
Clutch Pedal / Pedal Kopling
Bagian pertama adalah pedal kopling yang bekerja sebagai komponen input yang nantinya akan mengendalikan kopling. Komponen ini diciptakan untuk memiliki cara kerja seperti pengungkit.
Pada bagian pangkal pedal memiliki engsel yang dihubungkan langsung ke push rod. Pedal akan disesuaikan tingginya dengan kebutuhan pengendara.
Master Silinder Kopling
Merupakan komponen yang akan bekerja untuk mengubah tenaga mekanis menjadi tekanan hidrolik ketika pedal ditekan. Di sini terdapat dua bagian yaitu master silinder kopling atas dan bawah. Bagian atasnya dihubungkan ke push rod sehingga mampu menerima tekanan langsung pedal kopling.
Sedangkan master silinder kopling bawah akan menerima tekanan yang nantinya disalurkan oleh minyak kopling. Baru setelahnya tekanan disalurkan ke garpu pembebas atau fork sebagai media pendorong.
Release Bearing
Komponen ini akan bekerja untuk menyalurkan tekanan yang asalnya dari release fork atau actuary cylinder. Tujuannya agar tekanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menekan pegas diafragma. Bentuk fisiknya seperti cincin tebal.
Clutch Cover
Berbentuk sebuah tutup kopling yang fungsinya sebagai rumah dari beberapa pegas diafragma dan alat penekan. Tutup ini terhubung dengan flywheel dan akan ikut berputar ketika flywheel bergerak.
Flywheel
Komponen ini adalah sebuah plat yang nantinya akan berfungsi memberikan putaran input dari mesin mobil.
Pressure Plate
Sebuah pelat yang berfungsi untuk melanjutkan tekanan ke pegas diafragma dari kampas kopling. Wujudnya adalah piringan dari bahan besi dan terdapat lubang pada bagian tengahnya.
Pegas Kopling
Bagian yang fungsinya penekan pressure plate supaya terus menempel pada plat kopling. Ada jenis pegas kopling tipe diafragma ada juga yang tipe coil spring.
Release Lever
Sebuah komponen yang berbentuk plat dan fungsinya untuk mengungkit pressure plate. Tujuannya agar bisa terlepas dari plat kopling.
Fungsi kopling mobil serta Cara Kerja Kopling Mobil Menurut Pengoperasiannya
Kini Anda sudah tahu secara garis besar apa saja komponen yang akan bekerja nantinya. Masing-masing komponen memiliki peranan penting sehingga cara kerja dari kopling bisa lebih sempurna.
Berikut ini cara kerja dari kopling yang bisa dilihat dari saat pengoperasiannya
Halaman
Editor | : |
---|