Karanganyar Dilirik Mabes Polri, Jadi Lokasi Studi Kepemimpinan Perwira Sespimen

Karanganyar dilirik Mabes Polri sebagai lokasi studi kepemimpinan perwira Sespimen, dinilai memiliki pola komunikasi Forkopimda dan kepemimpinan daerah yang efektif.

chat_bubble_outline 0
Karanganyar lokasi studi lapangan peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen) Polri

KARANGANYAR, HARIANKOTA.COM – Kabupaten Karanganyar menjadi perhatian Mabes Polri setelah dipilih sebagai lokasi studi lapangan peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimen) Polri untuk mengkaji pola kepemimpinan dan koordinasi pemerintahan daerah.

Karanganyar kembali mendapat sorotan di tingkat nasional. Sejumlah perwira menengah Polri datang langsung ke daerah ini untuk melakukan studi lapangan terkait tata kelola pemerintahan, komunikasi lintas sektor, serta mekanisme penyelesaian persoalan di tingkat kabupaten.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kurikulum pendidikan Sespimen Polri yang menekankan pembelajaran berbasis praktik lapangan.

Para peserta tidak hanya mempelajari teori kepemimpinan, tetapi juga mengamati langsung bagaimana sebuah daerah membangun sinergi antarunsur pimpinan.

Ketua Tim Serdik Sespimen Kelompok 13 Dikreg ke-66, Brigjen Pol Hendra Kurniawan, menegaskan bahwa Karanganyar dipilih karena dinilai memiliki pola komunikasi pemerintahan yang berjalan efektif.

“Kami datang ke Karanganyar untuk belajar melihat apakah sebuah organisasi pemerintahan itu sehat, bagaimana komunikasi Forkopimda berjalan, dan bagaimana cara menyelesaikan masalah di tingkat daerah. Dari yang kami amati, koordinasi di sini sangat komunikatif dan kolaboratif,” ujarnya.

Ia menilai, kemampuan pemerintah daerah menyelesaikan persoalan di level kabupaten menjadi keunggulan tersendiri. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan sistem yang matang.

“Kalau ada persoalan, saya yakin bisa dibicarakan dan dituntaskan di tingkat kabupaten, tidak harus sampai ke pusat. Ini kelebihan yang penting dan bisa menjadi contoh bagi calon-calon pemimpin Polri ke depan,” lanjutnya.

Rombongan Sespimen Polri dari Mabes Polri yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 11 orang, terdiri atas 10 perwira Polri dan satu peserta dari kepolisian Timor Leste.

Kehadiran peserta mancanegara disebut memberikan perspektif tambahan dalam pembelajaran kepemimpinan.

“Ada peserta dari luar negeri. Ketika mereka kembali, pengalaman belajar di Karanganyar ini bisa menjadi referensi dan contoh praktik kepemimpinan di daerah,” kata Hendra.

Selain aspek kepemimpinan, Karanganyar juga dinilai memiliki penataan wilayah yang relatif tertata rapi. Faktor tersebut turut menjadi pertimbangan dalam pemilihan lokasi studi lapangan.

 

 

Tidak ada komentar

Silakan Masuk atau Daftar untuk mengirim komentar.

Berita Terbaru Lainnya