Gedung Edutorium UMS Miliki Tribun Khusus Penyandang Disabilitas

Gedung editorium UMS ramah difabel karena miliki tribun khusus bagi pemyandang difabel/dok. Humas UMS

30 Juli 2022, 18:40 WIB

Hariankota.com– Pelaksanaan pertandingan Parabulutangkis di ajang ASEAN Paragames 2022 dipusatkan di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) atau Edutorium UMS.

Pasalnya gedung tersebut dinilai tepat, karena ramah bagi penyandang disabilitas. Didalamnya terdapat tribun khusus.

Dilansir dari infopublik.id, Manajer Properti Edutorium UMS, Yoyon, menceritakan jika gedung multifungsi milik UMS itu sejak awal dirancang untuk mengakomodir semua pihak, termasuk untuk penyandang disabilitas dengan nyaman.

“Saat tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) datang untuk melakukan survey, ya relatif tidak ada yag perlu ditambahkan lagi. Sama sekali tidak ada permintaan perbaikan dari Kementerian PUPR. Edutorium UMS sudah sesuai spesifikasi Kementerian PUPR dan juga sudah bertaraf internasional dan bisa digunakan untuk ASEAN Paragames 2022,” jelas Yoyon di Solo, Sabtu (30/7/2022).

Diketahui tagline Edutorium UMS adalah convention, celebration, exhibition, art space, sport hall. Convention bermakna dapat digunakan untuk rapat, seminar, konferensi, simposium, temu kader, gathering akbar, pengajian, dan muktamar.

Celebration bermakna penggunaan untuk acara pernikahan, wisuda, milad, peresmian, awarding, dan kegiatan sejenis.

Exhibition berarti wadah untuk kegiatan pameran, expo, dan aktivitas serupa. Main hall Edutorium dapat diakses mobil dengan akses loading yang mudah, sehingga dapat pula digunakan untuk pameran otomotif.

Sementara art space bermakna sebagai wadah kegiatan seni, baik seni musik, tari, dan seni pertunjukan lain. Area back stage Edutorium UMS juga memiliki fasilitas lengkap, antara lain ruang persiapan pentas, ruang rias, dan ruang talent. Beberapa pegiat seni baik teater, tari, dan grup band sudah tampil di gedung ini.

Sport Hall, bermakna sebagai wadah kegiatan olahraga seperti bulutangkis, bela diri, dan beberapa kegiatan olahraga lain. Terdapat ruang wasit, ruang perangkat pertandingan, ruang locker atlet, tribun khusus difabel, dan tribune VVIP.

Ruang-ruang tersebut bisa dialihkan juga untuk kepentingan ASEAN Paragames 2022. Bahkan ada ruangan yang bisa dialihkan menjadi Sekretariat Paragames 2022 cabor parabulutangkis. Untuk kepentingan ASEAN Paragames 2022, disediakan pula ruang untuk tes doping.

“Kami punya main hall yang cukup besar, nantinya main hall itu bisa di create menjadi 7 lapangan bulutangkis. Dua untuk atlet kursi roda, dua lapangan untuk latihan dan tiga lapangan lainnya untuk yang biasa. Kalau dimaksimalkan, main hall itu bisa di-create menjadi 12 lapangan bulutangis,” lanjut Yoyon.

Edutorium UMS juga berkapasitas lebih dari 4.000 orang. Kemudian ada tribun dengan built in seats sekelas Cineplex berkapasitas 2.000 orang. Ditambah lagi dukungan area selasar yang luas memungkinkan gedung memuat 10.000 orang. Didukung oleh fasilitas built in sound system dan AC, menjadikan Edutorium UMS sangat representatif untuk berbagai acara.

Gedung yang diresmikan pada 3 Juli 2021 itu juga memiliki 4 lift, 4 eskalator, ratusan toilet, dan tempat parkir indoor dengan kapasitas 330 mobil yang juga dapat difungsikan sebagai area exhibition, dan memiliki tempat parkir outdoor berkapasitas 375 mobil dan ratusan motor. Fasilitas lainnya adalah area parkir tambahan untuk Edutorium tersedia di Kampus IV UMS, hanya berjarak 500 m dari gedung. Edutorium berada di dalam kawasan Edupark seluas 5,7 hektare.

Yoyon menambahkan, khusus untuk ASEAN Paragames 2022, pihaknya menyediakan lantai khusus bagi penonton penyandang disabilitas di lantai 3.

“Jadi, saudara-saudara kita penyandang disabilitas yang ingin menonton ASEAN Paragames 2022 nanti tinggal naik lift ke lantai 3 saja. Lantai 3 ini memiliki tribun khusus untuk penyandang disabilitas.

Berita Terkait