KARANGANYAR, HARIANKOTA. COM – Suasana malam yang dingin di Jalan Raya Solo-Tawangmangu, tepatnya di kawasan Ngepos, Karanganyar, mendadak berubah mencekam.
Sebuah kecelakaan lalu lintas (lakalantas) tragis terjadi pada Rabu (26/2/2025) pukul 18.30 WIB, melibatkan dua sepeda motor yang bertabrakan adu banteng.
Di bawah remang lampu jalan, dua kendaraan yang melaju dari arah berlawanan bertabrakan dengan keras.
Sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi H-5054-BAD, yang dikendarai oleh Agung Riyan Yuliantoro (35) bersama rekannya, Bagus Kuncoro (20), melaju dari arah Tawangmangu menuju Solo.
Dari arah sebaliknya, meluncur Yamaha Jupiter bernomor polisi AD-4885-BMF yang dikendarai oleh Nanda Setiawan (21) berboncengan dengan Sugino (48).
Benturan keras tak terhindarkan di depan Pasar Ngepos, Gayamdompo, Karanganyar. Agung Riyan Yuliantoro mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, tiga korban lainnya mengalami luka-luka yang cukup serius.
“Kejadian ini sangat tragis. Pengemudi motor Scoopy meninggal dunia dengan luka parah di kepala. Tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Karanganyar,” ungkap Iptu Yudho Sukarno, Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, di lokasi kejadian.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera memberikan pertolongan pertama dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Tim medis dari RSUD Karanganyar segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi para korban. Jenazah Agung Riyan Yuliantoro kemudian dibawa ke RSUD Karanganyar sebelum diserahkan kepada pihak keluarga pada malam itu juga.
Tiga korban luka, Bagus Kuncoro, Nanda Setiawan, dan Sugino, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Karanganyar.
Bagus Kuncoro mengalami luka di bagian kaki, sementara Nanda Setiawan mengalami luka di kepala, dan Sugino mengalami luka di tangan.
Aparat kepolisian dari Polres Karanganyar segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi.
Kedua sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut diamankan sebagai barang bukti dan dibawa ke Unit Laka untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama di malam hari.
Kondisi jalan yang gelap dan potensi kelelahan dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Mari kita tingkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas demi mencegah tragedi serupa terulang kembali.***
Editor | : | Alifian |
---|