Canthik Rajamala, Penolak Balak Dari Kraton Solo

22 Agustus 2022, 21:49 WIB

Hariankota-com – Kisah Canthik Perahu Rajamala milik kraton Solo memang melegenda dan berbalut mistis. Merupakan hiasan (canthik) yang dipasang di ujung depan dan belakang perahu Rajamala.

Hiasan ini dibuat atas inisiatif dari Paku Buwono V saat masih menjadi putra mahkota pada masa pemerintahan tahun 1788-1820, seperti dilansir dari laman pemkotsolo.go.id

Terbuat dari kayu jati yang berasal dari hutan Donoloyo, hutan khusus milik keraton Surakarta. Menurut legenda, konon ketika ada bangunan keraton yang kayunya perlu diganti. Ketika itu juga ada pohon jati di hutan Donoloyo yang tumbang. 

Meskipun bentuk canthik Rajamala terlihat sangat menyeramkan. Namun tetapi pemilihanan bentuk canthik ini didasari atas kesaktian tokoh Raden Rajamala yang tak terkalahkan dalam kisah pewayangan.

Rajamala sendiri merupakan simbol untuk menolak bala atau aura negatif. Kisah yang menyertai terciptanya canthik ini berasal dari peristiwa pelamaran Putri Bupati Cakraningrat di Sumenep, Madura oleh Paku Buwono IV. Karena saat itu transportasi perahu merupakan transportasi yang paling umum digunakan, Paku Buwono IV ingin perahu yang dinaikinya memiliki ornamen bagus, maka dipilih lah Rajamala menjadi ornamen sekaligus nama perahu Paku Buwono IV.

Pada awalnya perahu Rajamala yang berukuran 58,9 x 6,5 meter ini akan difungsikan sebagai alat transportasi air bagi permaisuri Paku Buwono IV jika ingin pulang ke Madura. Namun, perahu Rajamala tersebut hanya dipakai hilir mudik Solo-Gresik. Hingga pada masa pemerintahan Paku Buwono VII dibuatlah duplikatnya untuk disimpan di Keraton.

Canthik Rajamala ini disimpan di Museum Radya Pustaka, Surakarta dan di musium Kraton Solo. Saat memasuki ruangan gelap tempat Rajamala berada, aura mistis akan langsung terasa. Menurut mitos yang beredar, patung kepala Rajamala yang ada di Museum Radya Pustaka tak mau dipindah dan setia menempati ruangan gelap itu.

Jika ingin mengunjungi museum ini, kita bisa datang pada hari Selasa sampai Minggu mulai dari pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB.

Berita Terkait