SOLO, HARIANKOTA.COM – Nama H Puspo Wardoyo sudah tak lagi asing di Indonesia. Meski seorang pengusaha kelas nasional, namun sosok Puspo Wardoyo sangat dekat siapa saja. Termasuk dengan para Jurnalis.
Persahabatan antara Raja Kuliner dengan insan pers, khususnya di Soloraya ini sudah terbina sejak lama. Bahkan, untuk memajukan pers, khususnya di Soloraya, H Puspo Wardoyo tak segan segan turun tangan membantu.
Seperti pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang digelar di Monumen Pers, Kamis 8 Februari 2024, H Puspo Wardoyo pun kembali memberikan dukungan agar jalannya malam tirakatan di hari bersejarah bagi insan pers ini berjalan lancar.
Ketua PWI Surakarta Anas Syahirul mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada pengusaha kondang asli Solo pemilik destinasi Kali Pepe Land, H Puspo Wardoyo.
Anas -biasa disapa- mengaku sangat terharu dengan bantuan yang diberikan H Puspo Wardoyo agar jalannya malam tirakatan peringatan HPN 2024 ini bisa berjalan lancar.
“Pak Puspo memiliki sejarah awal mula beliau berusaha ayam bakar di Medan, usahanya yang masih kecil menjadi viral sehingga laris dibeli warga. Waktu itu ayam bakar Wong Solo diberitakan oleh surat kabar. Pak Puspo memiliki hubungan batin dengan wartawan yang menulis bisnis pak Puspo. Hingga sekarang relationship Puspo Wardoyo dengan kaum jurnalis akrab. Saling bantu,” papar Gus Anas, Kamis (8/2/2024) malam.
Ia bahkan mengibarkan kedekatan H Puspo Wardoyo dengan insan pers itu bagaikan dua sisi mata uang yang tak dapat dipisahkan, saling membutuhkan.
“Selama ini pak Puspo bila ada kegiatan bisnis senantiasa diliput media. Sebaliknya organisasi wartawan banyak dibantu pak Puspo baik finansial maupun sarana prasarana misal untuk acara pertemuan rapat wartawan disediakan tempat representatif di salah satu ballroom di KaliPepeLand. Relationship pak Puspo dengan wartawan ibarat simbiosis mutualisma saling membutuhkan,”terangnya.
Hingga saat ini dalam berbagai kegiatan PWI Surakarta, pihak Puspo Wardoyo senantiasa mensuport dengan bantuan.
Baik finansial juga material berupa sarana tempat di ruang pertemuan di lokasi wisata Kali Pepe Land yang terletak di Banaran, Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, dekat Bandara Adi Soemarmo.
Sekedar pengingat, dalam catatan sejarah organisasi PWI lahir di Solo 9 Februari 1946. Saat itu wartawan seluruh Indonesia dari Papua, Kalimantan dan pulau lainnya berdatangan ke Solo di tengah berkecamuk perang agresi Belanda.
Beberapa tokoh wartawan diantranya Manai Sophiaan, ayah aktor Sophan Sophiaan menempuh perjalanan naik perahu 35 hari untuk sampai di Solo dari kampungnya Sulawesi.***
Editor | : |
---|